Kulit Sensitif tapi Suka Travelling? Jangan Sedih!

Kesel nggak sih saat sudah mempersiapkan banyak hal untuk melakukan perjalanan, tiba-tiba kamu harus membatalkannya karena alergi kambuh dan tak kunjung membaik? Aaargh, aku sih kesel banget! Mau tak mau perjalanan harus ditunda sehari atau beberapa hari setelah kondisi kulit membaik. Kalau perjalanan yang terbilang tak begitu jauh seperti Bandung atau Purwakarta sih tak apa jika ditunda. Tapi kalau perjalanan jauh dan sudah membeli tiket pesawat bagaimana? Rugi dong! Hiks.

Kulit Sensitif tapi Suka Travelling 4

Nah, buat kamu yang punya hati kulit sensitif, aku mau berbagi tips nih gimana cara supaya rencana perjalanan yang telah kita atur sedemikian rupa berjalan dengan lancar tanpa gangguan alergi. Karena ya memang aku juga pengidap prurigo (penyakit kulit kronis dengan gejala timbulnya bintil-bintil dan rasa gatal yang luar biasa) atau sering dikenal dengan darah manis (ternyata manis itu nggak selamanya menyenangkan lho, tolong dicatat! haha), jadi kena gigitan serangga sekecil apapun bisa bikin bintik merah di kulit atau yang terparah ya ruam kemerahan itu bisa menyebabkan gatal-gatal sekujur tubuh, bahkan bentol-bentol.

Karena pengalaman itulah, aku mau berbagi tips saat aku yang berkulit sensitif ini melakukan sebuah perjalanan. Penasaran kan? Penasaran dong. Yuk disimak, haha.

1. Kenali tubuh sendiri dan hindari hal-hal yang memicu alergi

Ada yang sering merasa stres? Entah karena tekanan hidup, kerjaan kantor yang tak ada habisnya, atau stres memikirkan dia yang nggak kunjung memikirkan kamu? Cobalah untuk lebih rileks dan jangan berpikiran yang enggak-enggak ya, karena stres juga bisa memicu alergi lho. Mending mikirin rencana liburan bersama dia, ya kan? Nah, buat yang lagi melakukan perjalanan dan mempunyai alergi, sebisa mungkin hindari melahap makanan yang cenderung memicu alergi kumat. Kalau alergi udang, ya hindarilah makan udang. Kalau alergi susu sapi, ya bisa menggantinya dengan susu kedelai. Intinya, pekalah terhadap kondisi tubuhmu.

Kulit Sensitif tapi Suka Travelling 1
dibawa enjoy aja, saay~ πŸ˜€

2. Rajin cuci tangan

Jangan remehkan mencuci tangan! Tangan merupakan salah satu anggota tubuh yang menjadi media masuknya kuman dan bakteri ke mulut, hidung, dan anggota tubuh lainnya. Nah, jadi jangan lupa selalu mencuci tangan ya sesudah memegang suatu benda dan sebelum makan, supaya bakteri nggak masuk melalui mulut dan menyebabkan alergi kita kumat saat sedang melakukan perjalanan.

3. Bawa masker dan celana panjang atau baju lengan panjang

Alergen seperti debu, serangga, dan bakteri mudah dijumpai dimanapun. Jadi untuk menghindari alergi, sedia selalu masker untuk menutup hidung sehingga kulit wajah terlindung dari debu yang ada di sekitar kita. Oh iya, mengenakan baju lengan panjang serta celana panjang juga bisa lho untuk melindungi kulit apalagi jika kamu travelling ke daerah pantai, pedalaman, atau hutan-hutan yang bisa dengan mudah terkena gigitan serangga kapanpun.

Kulit Sensitif tapi Suka Travelling 2

4. Pakai tabir surya dan jangan menggaruk kulit saat gatal

Travelling di alam terbuka harus berani menanggung resiko kulit memerah terkena paparan sinar matahari dan debu. Bahkan dalam kasusku, pernah ruam yang memerah itu menyebabkan gatal di sekujur tubuh. Rasanya tentu saja nggak nyaman. Ingin digaruk, tapi nanti berbekas. Duh, galau. Tapi apapun yang terjadi, tahan jari-jarimu untuk nggak menggaruk ya karena ini hanya akan membuat kulit menjadi iritasi.

Jadi, kalau lagi travelling di alam terbuka atau lagi city tour, jangan lupa pakai tabir surya supaya kamu nggak terpapar sinar matahari secara langsung. Pakailah tabir surya yang cocok untuk jenis kulit sensitif. Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kulit atau mencoba berbagai produk yang dijual di pasaran. Kalau penasaran apakah kandungannya cocok untuk kulitmu atau tidak, bisa coba diaplikasikan di bagian belakang daun telinga. Jika tidak cocok, kulit di belakang daun telinga akan memerah atau gatal-gatal.

Oh iya, tapi kalau mau snorkeling, aku sudah nggak menggunakan tabir surya lagi. Tahu nggak kenapa? Karena kandungan oxybenzone yang umumnya ditemukan di tabir surya ternyata beracun bagi alga simbiotik yang hidup di dalam karang lho. Bahkan ternyata, penggunaan tabir surya ini menyebabkan coral bleaching (pemutihan karang) yang lebih parah daripada pemanasan global. Padahal terumbu karang merupakan sumber makanan utama biota laut. Nah, sebagai gantinya, aku terbiasa membawa minyak zaitun dan mengoleskannya sebelum tidur sehingga bisa merelaksasikan kulit dan meringankan efek kemerahan akibat diserang sinar matahari di siang hari, hehe.

5. Jangan lupa bawa obat serta lotion anti alergi

Kalau gatal-gatal mengancam, segera oles lotion anti alergi untuk menyejukkan rasa gatal yang menyerang. Kalau nggak kunjung membaik, segera konsumsi obat alergi sesuai dengan resep dokter.

Kulit Sensitif tapi Suka Travelling 3
Bawalah obat alergi sesuai kebutuhan

Happy travelling, guys!

Advertisements

One thought on “Kulit Sensitif tapi Suka Travelling? Jangan Sedih!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s